Artikel

Manfaat Seni Melipat Kertas

Kerajinan tangan dari kertas yang dilipat, digunting dan direkatkan ternyata bukan hanya bermanfaat dalam menghasilkan karya seni. Lebih jauh, kegiatan ini memiliki efek positif terhadap kesehatan psikologis seseorang.

Di Jepang, banyak yang memanfaatkan waktu luang mereka dengan berkreasi melipat kertas untuk menciptakan bentuk-bentuk artistik. Tanpa disadari, kegiatan ini ternyata membuat mereka merasa lebih santai. Hal yang sama juga dialami sebagian orang yang menggeluti seni kerajinan tangan menggunakan kertas selain origami.

Manfaat origami bagi kesehatan psikologis diungkap lebih jauh oleh tokoh pendidikan asal Jerman yang juga menemukan metode sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Freidrich Froebel. Saat mendedikasikan sebagian besar waktunya mengeksplorasi proses pembelajaran terhadap anak-anak menemukan, kegiatan seni melipat kertas ini memberikan kesenangan tersendiri terhadap anak yang melibatkan emosi sekaligus meningkatkan kemampuan kognitif mereka.

Kemampuan lain yang dapat terasah antara lain, memori visual, kemampuan mengikuti arahan, koordinasi mata dengan tangan, persepsi spasial dan kemampuan motorik. Anak juga bisa mengembangkan kemampuan berpikir, konsentrasi dan yang terpenting meningkatkan kesabaran.

Belakangan, sejumlah terapis juga menemukan, kegiatan yang sama dapat membantu orang yang memiliki rasa rendah diri, resah berkepanjangan, autisme, keterbelakangan mental dan masalah psikologis lainnya. Seperti dilansir Voanews.com, orang-orang yang didiagnosa mengalami depresi juga diketahui memiliki harapan baru setelah menekuni seni lipat kertas.

Selain origami, saat ini semakin banyak jenis seni kerajinan tangan menggunakan kertas, salah satunya Kokoru. Dibandingkan origami, kertas Kokoru relatif lebih tebal, memiliki kontur bergelombangdan tersedia dalam dua jenis ukuran. Kertas Kokoru juga berwarna-warni sehingga lebih variatif dalam menciptakan bentuk-bentuk tertentu.

Meski ada sejumlah perbedaan dalam proses pembuatan origami dan kerajinan Kokoru, manfaat keduanya secara psikologis sama-sama menguntungkan.

go to top