Artikel

Menjaga Ingatan dengan Cara Kreatif

Sudah menjadi suratan bahwa semakin tua, kondisi fisik manusia akan menurun, termasuk kemampuan otak dalam menyimpan memori. Namun, ternyata melakukan kegiatan yang kreatif mampu mempertahankan kemampuan manusia dalam mengingat meski sudah berusia lanjut.

Melukis, menggambar, memahat dan melakukan pekerjaan yang kreatif lainnya, termasuk kerajinan tangan, diyakini mencegah manusia kehilangan kemampuan kognitif atau proses berpikir seperti memahami sesuatu, menilai, menalar, menganalisa dan mengingat. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika Serikat.

Rosebud Robert, seorang peneliti di Mayo Clinic, Rochester, Amerika Serikat mengatakan, menggunakan pikiran atau melakukan proses berpikir dapat melindungi neuron dari kerusakan. Hal itu juga mampu merangsang pertumbuhan neuron yang merupakan sel-sel penyusun jaringan syaraf di otak. Robert yang merupakan anggota American Academy of Neurology meneliti 256 reponden yang rata-rata berusia 87 tahun.

Ketika diteliti, para reponden tidak menunjukkan penurunan kemampuan kognitif atau dalam kata lain dalam kondisi ingatan yang normal. Mereka dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok diminta melakukan kegiatan rutin harian yang berbeda.

Empat tahun kemudian, sebanyak 121 responden mengalami penurunan kemampuan kognitif, kecuali para responden yang diminta melakukan kegiatan kreatif setiap hari. Penurunan risiko kerusakan kemampuan kogtinitif bagi responden yang kreatif hingga 73% dibandingkan mereka yang tidak melakukan kegiatan kreatif.

Robert mengaku belum bisa memastikan apa yang membuat kegiatan kreatif mampu melindungi kemampuan otak. Namun, setidaknya penelitian tersebut dapat dijadikan rujukan sebagai upaya pencegahan penyakit yang menyerang fungsi otak seperti Alzheimer atau demensia.

Maka, mulailah menyisihkan waktu setiap hari untuk melakukan kegiatan yang menuntut kerja kreatif, sesuai minat dan bakat. Banyak kegiatan kreatif yang bisa dilakukan seperti bermusik, melukis, menulis, menggambar hingga membuat kerajinan tangan atau crafting. Kamu juga bisa memilih jenis crafting yang banyak macamnya seperti menyulam, menjahit, membuat scrapbook, origami hingga paper quilling atau seni menggulung kertas.

Salah satu yang sedang populer adalah paper quilling. Meski sudah berkembang di Eropa sejak abad ke-17, kerajinan tangan jenis ini baru mulai digemari belakangan di Indonesia seiring dengan mulai banyaknya ketersediaan kertas khusus untuk membuatnya. Kertas paper quilling yang bisa kamu gunakan dan mudah ditemukan di toko buku adalah Kokoru.

Kertas ini cukup unik dibandingkan dengan yang lain karena memiliki kontur bergelombang. Bentuknya yang seperti garis panjang juga sangat cocok untuk mengerjakan paper quilling, meski tersedia juga dalam ukuran A4. Kokoru yang tersedia dalam banyak warna memudahkan kamu untuk lebih kreatif berkreasi, sekaligus menjaga otak tetap tajam dan sehat.

go to top